HI BLOGGER
MUNGKIN KALIAN BILANG INI KUNO TAPI AKU BILANG INI AMAZING!
KALI INI AKU AKAN MEMBERIKAN INFORMASI TENTANG
"makhluk mitologi yunani kuno"
cekidot!!!
1.MEDUSA
Pasti tau kan siapa Medusa , itu loh wanita yang mempunyai rambut seperti ular ,,, Dalam mitologi Yunani, Medusa (Bahasa Yunani: Μέδουσα (Médousa), berarti "penjaga" atau "pelindung") adalah seorang wanita cantik dengan ular sebagai rambutnya. Siapapun yang menatap langsung pada matanya akan berubah menjadi batu. Medusa tewas di tangan Perseus, yang kemudian menggunakan kepalanya sebagai senjata sebelum diberikan kepada Athena untuk ditempatkan pada perisai Aigis
DALAM MITOLOGI
Medusa pada awalnya adalah seorang perawan cantik dan merupakan pendeta wanita di kuil milik Athena. Namun suatu ketika ia diperkosa oleh Poseidon di dalam kuil Athena. Hal ini membuat Athena marah, ia pun mengubah rambut Medusa menjadi ular dan mengutuk Medusa sehingga siapapun yang melihat matanya, akan menjadi batu.
DAN KISAH KEMATIANNYA
Medusa dibunuh oleh Perseus atas perintah Raja Polidektes dari Serifos yang meminta kepala Medusa sebagai hadiah. Dengan bantuan dari Athena dan Hermes, yang memberinya sandal bersayap, Helm gaib, pedang, dan perisai cermin, Perseus berhasil melaksanakan tugasnya. Perseus membunuh Medusa dengan cara melihat bayangan Medusa di cermin agar Medusa tidak mengubahnya jadi batu lalu Perseus memenggal kepala Medusa. Kemudian dua makhluk keluar dari tubuh medusa : Pegasus dan Khrisaor.
Selama beberapa waktu, Perseus menggunakan kepala Medusa sebagai senjata. Lalu kemudian kepala itu diserahkan kepada Athena untuk kemudian dipasang pada perisai Aigis
berikut foto medusa
maaf ya mungkin disitu ada kata yang tidak kalian mengerti
baiklah kalo gitu...
aku akan menampilkan gambar ajja
1.Perseus
2.Athena
3.stheno dan euryale
4.hermes
2.HIPPOCAMPUS
Hippokampos (bahasa Yunani: ἱπποκαμπος) atau kuda air adalah makhluk mitologi Yunani yang memiliki tubuh bagian depan kuda dan bagian belakang ikan. Hippokampos sering digambarkan memiliki sisik berwarna hijau dan juga sirip. Poseidon menggunakan dua atau empat ekor Hippokampos untuk menarik keretanya melintasi lautan. Orang Yunani kuno percaya bahwa Hippokampos merupakan makhluk dewasa dari kuda laut.
berikut gambar dari hippocampus
dan poseidon
3.PEGASUS
Pegasus (Yunani: Πήγασος; Pégasos) adalah seekor kuda jantan bersayap yang merupakan putra Poseidon dan Medusa dalam mitologi Yunani.Poseidon memperkosa Medusa sehingga Athena mengubah Medusa menjadi monster.Pegasus banyak dijumpai di dalam karya-karya seni baik Yunani, Romawi maupun Mesopotamia.
Pegasus merupakan makhluk yang wujudnya menggambarkan adanya hubungan
antara dewa-dewa dan iblis atau monster di dalam dunia kuno dan dunia
klasik.
Kata "pegasus” kini digunakan untuk merujuk kepada segala macam kuda bersayap secara umum.
berikut foto pegasus
1.bellerofon
orang yang menunggangi pegasus
2.chimaera
4.SIREN
Dalam mitologi Yunani, Siren atau ‘’’Seirenes’’’ (bahasa Yunani: Σειρῆνας) adalah makhluk legendaris, termasuk kaum Naiad (salah satu kaum nimfa yang hidup di air) yang hidup di lautan. Mereka tinggal di sebuah pulau yang bernama Sirenum Scopuli, atau menurut beberapa tradisi berbeda mereka tinggal di tanjung Pelorum, pulau Anthemusa, pulau Sirenusian dekat Paistum, atau di Capreae, yang mana semuanya adalah tempat-tempat yang dikelilingi oleh batu karang dan tebing. Mereka menyanyikan lagu-lagu memikat hati yang membuat para pelayar yang mendengarnya menjadi terbuai sehingga kapal mereka menabrak karang dan tenggelam.
Mereka adalah para putri Akhelous (dengan Terpsikhore, Melpomene, atau Sterope) atau Porkhis. Menurut sumber, seperti Hmeros, jumlah mereka berkisar antara dua atau lima. Beberapa sumber dikumpulkan sehingga jumlah mereka ada sembilan. Nama-nama individual mereka adalah:
- Aglaofonos atau Aglaope
- Leukosia
- Ligeia
- Molpe
- Parthenope
- Pisinoe atau Peisinoë
- Raidne
- Teles
- Thelksiepiea atau Thelksiope atau Thelksinoe
KEMUNCULANNYA
Di Yunani pada mulanya Siren dilukiskan sebagai burung berkepala besar dengan kaki bersisik, kadang-kadang sebagai bayangan hantu seekor singa. Kemudian, mereka dilukiskan sebagai sosok wanita berkaki burung, dengan atau tanpa sayap, memainkan alat musik, khususnya Harpa. “Suda”, Ensiklopedia abad ke-10, menerangkan bahwa wujud Siren dari dada ke atas menyerupai Burung Gereja, sedangkan badan bagian bawah adalah wanita, atau kadang-kadang, mereka dilukiskan sebagai burung kecil berwajah wanita. Wujud burung dipilih karena kelebihan mereka, yakni suaranya merdu. Kemudian, pada masa-masa berikutnya Siren dilukiskan sebagai wanita cantik, atau bahkan sebagai puteri duyung. Dalam beberapa bahasa (seperti Spanyol, Perancis, Italia, Polandia, atau Portugis) kata yang digunakan untuk merujuk pada puteri duyung adalah “Siren”, “Sirena”, “Syrena”, atau “Sereia” yang membingungkan penerjemahan antara “putri duyung” atau “Siren” (mitologi). Dalam bahasa Inggris, “Siren” tidak selamanya berarti “putri duyung”.
berikut gambar dari siren
(yang wanita)
1.persefone
5.HARPY
Dalam mitologi Yunani, Harpy (si perenggut) adalah makhluk legenda yang bersayap, dilukiskan sebagai makhluk berwujud setengah wanita setengah burung yang cantik. Harpy terkenal sebagai si perenggut dalam kisah raja Fineas.Para Harpy adalah saudara dari Iris, putri dari Tifon dan Ekhidna. Ada dua Harpy, yaitu Aillo dan Okipites. Walaupun ada juga pendapat yang mengatakan bahwa ada Harpi ketiga.
MITOLOGINYA
Fineas, raja dari Trakhia punya bakat meramal. Dewa Zeus marah karena Fineas membocorkan rahasia terlalu banyak. Akhirnya dia dihukum, diasingkan di sebuah pulau dimana terdapat lemari penuh dengan makanan yang belum pernah dimakannya. Para Harpy selalu datang dan menyambar makanan dari tangan sang raja sebelum ia berhasil memakannya dan mengotori bekas-bekas makanannya. Peristiwa ini terjadi berulang-ulang sampai akhirnya Iason dan para Argonaut datang.
Boreads, putera Boreas Sang angin utara yang juga bisa terbang, berhasil menghalau jauh-jauh para Harpi namun tidak membunuh mereka, sesuai permohonan Iris, yang berjanji bahwa Fineas tidak akan diganggu lagi. Sebagai balasan atas pertolongan mereka, Fineas memberitahu para Argonaut bagaimana cara melewati Symplegades (Argonautica, book II; Ovid XIII, 710; Virgil III, 211, 245).
berikut gambar dari harpy

Tidak ada komentar:
Posting Komentar